Cara Pemasangan Keramik


Metode Pemasangan yaitu :
  •         Open joint, pemasangan menggunakan nat lebar
  •         Closet joint, pemasangan menggunakan nat kecil

Pola Pemasangan yaitu :
  •         Pemasangan Jack on jack ( Nat Tegak Lurus )
  •         Pemasangan Running Bond ( Nat Tegak Lurus, nat vertikal bergeser bergantian )
  •         Pemasangan Diamond / Diagonal ( Nat Menyilang )
  •         Pemasangan Checkerboard ( Papan Catur )
  •         Pemasangan Herringbone
  •         Pemasangan Basket Weave
  •         Pemasangan Interlocking Grid


Cara Pemasangan Keramik Lantai dan Dinding ( secara umum ) sebagai berikut :
  • Pemasangan keramik lantai atau dinding sebaiknya pada tahap akhir, untuk menghindari kerusakan akibat pekerjaan yang belum selesai.
  • Permukaan lantai / dinding yang akan dipasang keramik harus bersih, cukup kering dan rata air.
  • Tentukan tulangan dengan mempertimbangkan tata letak ruangan / tangga / dinding yang ada. Pemasangan keramik lantai atau dinding dimulai dari tulangan ini.
  • Sebelum dipasang, keramik lantai atau dinding agar direndam dalam air terlebih dahulu.
  • Setiap jalur pemasangan sebaiknya ditarik benang dan rata air.
  • Adukan semen untuk pemasangan keramik harus penuh, baik di permukaan dasar maupun di badan belakang keramik lantai atau dinding yang terpasang. Perbandingan adukan dan ketebalan rata-rata yang dianjurkan adalah :
  • Untuk lantai,   Semen : Pasir = 1 : 4 , dengan ketebalan rata-rata 2 – 4 cm
  • Untuk dinding,Semen : Pasir = 1 : 2 , dengan ketebalan rata-rata 2 cm
  • Lebar Nat yang dianjurkan, untuk lantai = 4 – 5 mm dan dinding = 2 mm, dengan campuran pengisi nat ( Grout ) Semen atau bahan khusus yang ada di pasaran. Bagi area yang luas dianjurkan untuk diberi Expansion Joint.
  • Khusus untuk dinding luar, harap diberi tali air per jarak tertentu dengan mempertimbangkan desainnya, agar tidak menerima beban terlalu berat.
  • Bersihkan segera bekas adukan/grout dari permukaan keramik, dapat digunakan bahan pembersih yang ada dipasar dengan kadar asam tidak lebih 5%, setelah itu segera bersihkan dengan air bersih.
  • Karena sifat alamiah dari produk keramik, yang disebabkan proses pembakaran pada temperatur tinggi, dapat terjadi perbedaan warna dan ukuran, untuk ini periksa dan pastikan keramik lantai atau dinding yang akan dipasang mempunyai seri dan golongan ukuran yang sama.

Demikian tentang Cara Pemasangan Keramik ... semoga bermanfaat

Artikel lain yang terkait :
- Fungsi dan Jenis Lantai
- Macam-macam Penutup Lantai
- Accesories Keramik
- Memilih Keramik

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam-macam Model Plafon

Contoh Rincian Biaya Pengurusan IMB

Macam-macam Penutup Lantai Carport