Fungsi dan Jenis Lantai

Lantai dapat dideskripsikan sebagai bidang horizontal tempat berpijak. Aktivitas kehidupan manusia yang beragam, baik di luar maupun di dalam ruangan, membuat bidang horizontal ini penting peranannya.

Tidak seperti tekstur dinding yang sering berubah, pemasangan lantai biasanya untuk jangka waktu yang lama / panjang. Untuk itu perlu direncanakan dengan matang, dan dapat dipahami terlebih dahulu mengenai Fungsi dan Jenis lantai yang ada.

Faktor yang dipertimbangkan sebelum memilih lantai antara lain biaya, keawetan, keamanan, kenyamanan sampai estetika.

Fungsi Lantai :
  •         Menahan naiknya air tanah ke bagian bangunan
  •         Menambah nilai artistik ruang
  •         Membuat kesan mewah suatu ruangan
  •         Menggambarkan selera pemilik rumah
  •         Mengatur perbedaan ketinggian bangunan
  •         Menahan beban barang-barang yang berada diatasnya dll

Jenis Lantai dapat terbagi  :
1.     Berdasarkan Letak Ruang :
  •    Lantai Eksterior / ruang luar. Berkarakter kuat dan tahan cuaca.
  •    Lantai Interior / dalam ruang. Berkarakter lembut, hangat, formal atau santai.

2.     Berdasarkan Fungsi Ruang , lantai disesuaikan dengan aktivitas dan beban diatas lantai. Contoh lantai kamar mandi harus tahan air dan tidak licin. Lantai garasi harus kuat menahan beban dll. Ada juga yang memakai Penutup Lantai khusus seperti Lantai laboratorium, pabrik, lapangan olahraga, parkir dll.

3.     Berdasarkan Bahan :
  •            Lantai Beton tidak bertulang / Beton Rabat.


Biasanya dipakai untuk :
-Beton Teras ( diaci )
-Jalan Setapak ( diaci )
-Lantai Kerja 5 cm, sebagai landasan sebelum cor beton, agar air semen tidak meresap ke dalam tanah sehingga beton tidak mudah keropos.













  


  •    Lantai Beton bertulang :

-Pracetak ( beton ringan, berat 400-600 kg/m³ ).
 Terbuat dari pasir kuarsa, kapur padam, semen pc, tepung alumunium, air.
-Cor ditempat ( beton biasa, berat 1.800-2.000 kg/m³ ).
 Terbuat dari semen pc, pasir beton, split/koral, air.





  •             Lantai Kayu

     Biasanya dipakai untuk lantai rumah panggung, cottage, restoran yang bernuansa alami.
Kayu yang dipakai yang kuat seperti kayu jati, damar laut, meranti merah, bangkirai, sono keling, kayu besi/ulin.



  •              Lantai Multiplek
Ukuran di pasaran 1,2 x 2,4 m dan tebalnya 18 mm atau 20 mm.
Rangkanya kayu 6/12 cm atau besi profil dengan jarak maksimal 60 cm.







  •      Lantai Pasangan batu

  Cocok untuk lantai exterior, bangunan benteng, kepala jembatan dll.








Demikian tentang Fungsi dan Jenis Lantai ... semoga bermanfaat.

Artikel lain yang terkait :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam-macam Model Plafon

Contoh Rincian Biaya Pengurusan IMB

Pengetahuan dasar membangun rumah