Konstruksi Kolom dan Atap Carport
Kolom Carport.
Jika beban berat penutup atapnya ringan seperti Polikarbonat atau Fiber dapat
menggunakan kolom beton berukuran 15 x 15 cm. Namun jika beban penutup atapnya
berat seperti plat beton tebal 8 cm menggunakan kolom beton berukuran 20 x 20 cm.
Jarak kolom tidak lebih dari 3 m. Tinggi kolom disesuaikan dengan bahan penutup
yang akan dipakai atau untuk amannya adalah tinggi 3 m.
Atap
Carport
Penutup atap carport ada yang
menyebut Pergola atau Canopy. Bentuk atap carport senantiasa menjadi daya tarik
utama. Selain cantik harus kokoh, kuat menanggung beban air hujan, angin dan
panas. Bentuk atap carport ada yang berupa Atap Pelana, Atap Limasan, Atap
Landai, Atap Datar, Atap Lengkung dll.
Rencanakan pembuangan air hujan pada atap carport
menggunakan Talang atau tidak.
Macam- macam Konstruksi Atap Carport yaitu :
- Rangka Batang. Prinsip pembebanannya adalah dengan membagi beban pada batang-batang yang berperan sebagai batang tekan dan batang tarik. Disusun saling menyeimbangkan gaya yang diterimanya. Digabungkan membentuk struktur rangka ruang / space frame. Contohnya adalah bentuk pada Rangka Kuda-kuda Besi / Kayu.
- Model Pergola. Prinsip strukturnya berasal dari bentuk Grid, berupa balok induk yang dipasang memanjang dengan deretan balok anak yang dipasang melintang pada jarak tertentu. Balok induk disangga oleh tiang atau dinding di setiap sudut nya. Menggunakan bahan kayu, alumunium, besi tempa atau baja. Bahan Balok / Rangka Atap bisa terbuat dari rangka baja, besi utuh, besi hollow atau kombinasi dengan jarak 60 cm. Penutupnya bisa Polikarbonat atau Fiber. Saat dipasang membutuhkan overlap sekitar 30 cm, diletakkan pas diatas balok pendukung. Disetiap paku sebaiknya ditutup dengan seal.
- Beton Bertulang. Kolom, Balok dan penutup atapnya Plat / Dak beton. Atap Datar. Kolom beton ukuran 20 x 20 cm. Jarak kolom tidak lebih dari 3 m. Balok beton berjarak 3 m. Ketebalan Plat beton bertulang 8 cm. Campuran beton kedap air dengan perbandingan 1 semen : 1½ pasir : 2½ kerikil , dengan tulangan rangkap atas bawah. Jika penutup atapnya ringan seperti Polikarbonat, Fiber atau Asbes, dimensi kolom dan balok beton dapat diperkecil.
- Cantilever. Merupakan struktur menggantung, artinya hanya bertumpu pada salah satu sisinya. Ada satu sisi yang bebas tiang, memberi kesan luas, lapang dan melayang. Dapat dibuat dengan batang over hang, batang konsul atau kabel tarik.
- Struktur Tarik ( Tension structure ). Merupakan struktur yang hanya mengenal gaya tarik di dalam konstruksinya. Arah tarikan harus sejajar dengan sisi lebar dari penutup atap. Kabel tarik sebaiknya diletakkan pada jarak lebih dari setengah bentangan dengan sudut tarikan efisien 30° - 45°. Struktur tarik dihasilkan dari struktur kabel baja atau struktur membran ( kabel tahan karat yang dijahit di sekeliling tepi layar contoh shade sail ).
Demikian tentang Konstruksi Kolom dan Atap Carport ... semoga bermanfaat.
Sumber dari Buku '21 Desain Atap Carport', Nia Noorrahmah.
Artikel lain yang terkait :
- Macam-macam Penutup Lantai Carport
- Macam-macam Penutup Atap Carport
- 5 Langkah Membuat Lantai Carport





Komentar
Posting Komentar