Rabu, 18 Juli 2012

Pengurusan IMB

IMB
IMB ( Izin Mendirikan Bangunan ) adalah izin yang diberikan oleh pemerintah daerah kepada pribadi, sekelompok orang, atau badan untuk membangun dalam rangka pemanfaatan ruang sesuai dengan izin yang diberikan.

Dalam setiap IMB akan diikuti dengan Retribusi IMB, yaitu pungutan daerah atas pemberian Izin Mendirikan Bangunan yang diberikan kepada pribadi atau badan yang besarnya berbeda-beda di setiap daerah. Besarnya retribusi diatur dalam peraturan daerah dan secara rinci dibuat dengan keputusan kepala daerah.

Tujuan adanya IMB adalah untuk menciptakan tertib bangunan dan tata guna lahan agar sesuai dengan peruntukannya, sehingga setiap orang tidak leluasa membangun walau di atas tanah hak milik sendiri kalau tidak sesuai aturan.

Pada umumnya Formulir pengurusan IMB ada 4 jenis, dan setiap daerah berbeda-beda sesuai PERDA masing-masing, yaitu :
- Form IA berwarna Biru muda, untuk permohonan IMB Rumah tinggal.
- Form IB berwarna Kuning, untuk permohonan IMB Perumahan, Ruko, Pertokoan.
- Form IC berwarna Merah muda, untuk permohonan IMB Industri, Gudang, Bengkel, Menara.
- Permohonan IMB Reklame yang merupakan perizinan khusus, berwarna Kuning.
Didalam masing-masing formulir terdapat persyaratan yang harus dilampirkan.


Untuk Rumah tinggal Kelengkapan Administrasinya adalah :
- Fotocopy KTP
- Fotocopy Surat kepemilikan tanah, Sertifikat atau SPPJB ( Surat Perjanjian Pengikatan Jual Beli ).
- Fotocopy pembayaran PBB atas Tanah tahun terakhir ( STTS ).
- Gambar Prarencana bangunan. Yang didalamnya terdapat gambar Denah, Tampak dan Potongan Rumah. Dibuat dengan skala 1 : 100.
- Surat Pernyataan Kesanggupan Mematuhi Ketentuan Teknis.
- Gambar dan Perhitungan konstruksi untuk Bangunan Bertingkat lebih dari 2 lantai.
- Surat Pernyataan Tidak Keberatan dari Tetangga untuk bangunan bertingkat. (Asli rangkap 2 ).
- Fotocopy Gambar Siteplan dan Advice Planning, apabila lokasi bangunan terletak di Komplek Perumahan.
Tatacara Pengajuan Permohonan IMB ( PIMB ) Rumah tinggal sbg berikut :
- Pengajuan Permohonan IMB diajukan ke Loket Pelayanan IMB di Seksi Perizinan Bangunan Kecamatan setempat. Harus dilengkapi dengan kelengkapan persyaratan sebagaimana telah diatur dalam SK Gubernur No. 76 Tahun 2000, tentang Tatacara permohonan IMB, IPB dan KMB di wilayah DKI Jakarta.
- Setelah berkas diteliti administratip dan dinilai teknis serta diperiksa lapangan, maka petugas penilai akan menghitung besarnya Retribusi IMB.
- Penilai akan membuat Surat Perintah Setor Retribusi IMB untuk Pemohon.
- Pemohon IMB harus segera membayar Retribusi IMB ke Kas Daerah di Kecamatan, dan akan menerima bukti pembayaran berupa Surat Tanda Setoran ( STS ).
- Dengan menyerahkan Bukti Pembayaran tersebut ke Loket Pelayanan IMB, maka berkas Permohonan IMB diproses untuk dikirim ke Suku Dinas Perizinan Kota Administrasi.
- Suku Dinas Perizinan memproses berkas PIMB untuk diterbitkan IMB.
- IMB Rumah tinggal yang telah diterbitkan dapat diambil oleh Pemohon di Loket pelayanan IMB Kecamatan, dan pemohon dapat membeli atau membuat sendiri Papan Kuning dengan diisi data-data bangunan dan IMB, untuk dipasang di lokasi proyek.

Jangka Waktu Pengurusan IMB :
- Penyelesaian IMB Rumah tinggal sesuai ketentuan dalam SK Gubernur No.85 Tahun 2006, pasal 11 adalah 10 hari kerja.
- IMB yang telah diterbitkan akan diberitahukan melalui surat kepada pemohon, dan dapat diambil        ( dengan membawa bukti pembayaran Retribusi IMB dan dengan surat kuasa apabila yang mengambil
   bukan pemohon ).

Pelaksanaan Bangunan :
- Pelaksanaan Bangunan dapat dimulai setelah IMB diterbitkan.
- Papan kuning IMB harus dipasang dilokasi pembangunan, di tempat yang mudah dilihat dari jalan.
- Pelaksanaan bangunan harus sesuai dengan IMB yang telah diterbitkan.
- Bila terdapat rencana perubahan atau penambahan, maka sebelum dilaksanakan terlebih dahulu harus diajukan PIMB perubahan / penambahan.
- Dan selama pelaksanaan, fotocopy IMB harus berada di lokasi bangunan, untuk pedoman dalam pembangunan dan pemeriksaan dari petugas pengawasan Seksi P2B Kecamatan.

Artikel lain yang terkait :

0 komentar :

Poskan Komentar